Review Novel Insecure

28 comments

Pernahkah kamu merasa harus menjadi orang yang lebih berani? Bisa keluar dari kondisi yang sebenarnya kamu tahu ini salah? 

Terakhir Jelajah Mia bahas buku creepy case club dengan tema-tema misteri. Sekarang mau bahas yang agak lebih kalem, tentang novel kesehatan mental tapi ada juga sisi romantisnya. Bagaimana isi ceritanya? 


Sebelum masuk pembahasan isi cerita dari novel Insecure, mari kita lihat dulu identitas dari buku yang mau Jelajah Mia ceritakan. 

Identitas Novel Insecure
Judul Buku : Insecure
Penulis : Seplia
Tebal : 240 hlm
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Baca melalui aplikasi Gramedia Digital

Jelajah Mia seperti biasa kalau baca digital tidak jauh-jauh dari aplikasi Gramedia Digital. Lalu bagaimana isi cerita dari novel Insecure? Mari kita intip jalan ceritanya dari blurb. 

Blurb Novel Insecure
- Zee -
Jangan menatap luka dan memar di tubuhku.
Jangan berani bertanya apa yang terjadi.
Menjauh saja dariku.
Hanya dengan begitu, aku merasa aman.

- Sam -
Meski orang lain menganggap otak gue nggak guna, setidaknya tubuh gue selalu siap menjadi tameng untuk melindungi orang-orang yang gue sayang.
Buat gue, itu lebih dari sekadar berguna!

Zee Rasyid dan Sam Alqori satu bangku di tahun terakhir SMA mereka. Sikap Zee yang tertutup perlahan melunak dengan kehangatan yang ditawarkan Sam.

Apalagi ketika Zee melihat kondisi keluarga Sam yang sederhana, berbeda jauh dari kehidupannya dengan sang mama.

Pelan-pelan kedekatan Zee dan Sam membuat kepribadian masing-masing berubah. Hidup yang mereka jalani tak lagi terasa aman.mereka jalani tak lagi terasa aman.

Bagaimana setelah intip blurb dari novel insecure? Sudah bisa ketebak ya tema ceritanya seputar kesehatan mental dengan mengangkat masalah tentang KDRT yang dialami oleh anak. Jelajah Mia juga pernah bahas loh, bagaimana kalau kita melihat dan mengalami kekerasan

Setelah baca blurb dan intip tulisan Jelajah Mia sebelumnya, sekarang kita bahas sinopsisnya. 

Sinopsis Novel Insecure
Insecure bercerita tentang Zee dan Sam, dua orang murid SMA yang memiliki masalah yang serupa: KDRT. Ibu Zee sering menyiksanya, meninggalkan lebam di sekujur tubuhnya yang memancing perhatian Sam dan salah satu guru di sekolahnya. 

Ayah Sam adalah seorang pelaut yang selalu pulang dengan membawa keributan. Kelakuan ayahnya yang ringan tangan membuat Sam muak dan berusaha melindungi ibu dan kakaknya dari sang ayah 

Celoteh Tentang Novel Insecure
Tokoh Zee ini memang sempat membuat gemas, kenapa? Sikapnya yang ditampilkan seperti tidak ingin lepas dari masalah yang terus menimpanya alias pasrah dengan keadaan. 

Sikapnya zee jadi bumbu sendiri yang juga berperan hingga ia dan Sam bisa menjadi dekat. Karena ini juga, terasa bagaimana peran Sam dalam hidup Zee. Bumbu kisah romantis ditampilkan pada kisah ini. 

Tema yang diangkat menarik perhatian. Kehidupan masa SMA yang ditampilkan juga relate dengan sehari-sehari. KDRT perlu penyelesaian, begitu pesan yang ditampilkan pada novel insecure. 

Bahasa yang dipakai ringan dan ngalir. Meski tema yang dibawakan tentang kekerasan dalam keluarga, tapi dapat dibaca secara santai tanpa banyak ketegangan. Ceritanya juga bukan sekadar tentang kekerasan dan isu sosial, tapi juga tentang pencarian jati diri dan cita-cita. Aku suka banget gimana penulis masukin ide tentang anak berandal yang bisa jadi 'orang', anak pinter gak harus kedokteran, dan kuliah itu bukan keputusan mutlak untuk sukses.

KDRT ketika disampaikan ke publik bukanlah sebuah aib, ada banyak pihak yang dapat membantu untuk menyelesaikan secara profesional sesuai porsi keilmuannya dan tipe permasalahannya. 

Novel insecure menggunakan sudut pandang dua tokoh utama. Sehingga para pembaca bisa melihat cerita dari dua sisi. 

Kutipan Novel Insecure 
“Setiap orang kan berhak punya cita-cita. Setiap orang punya cara masing-masing untuk mewujudkannya. …” 
(Hal. 18)

"Karena mereka berdua adalah korban kekerasan dalam keluarganya. Kenapa Mama selalu menangis setelah menyiksaku?"
(Hal. 33)

“Begitulah kalau kita sudah cinta dan sayang sama seseorang, logika jadi tumpul. Kalau lo cinta sama seseorang sampai merasa sakit seperti ini, berarti lo beneran sayang sama orang itu. Lo nggak mau meninggalkan Mama lo bukan karena utang budi telah membesarkan dan merawat lo, melainkan karena lo emang sayang.”
(Hal 126) 

"Beberapa orang nggak siap jadi orangtua, yang lainnya stres oleh beban hidup. Orang baik bisa berubah jahat kapan pun itu kalau dia terjepit oleh keadaan yang nggak menguntungkan." 
(Hal.179) 

Pertemanan akan terbentuk dengan sendirinya jika kita saling membutuhkan dan melindungi. (Hal. 235)

#RCO2024 #ReadingChallengeODOP #TantanganPekan3

Related Posts

There is no other posts in this category.

28 comments

  1. Waah menarik sekali ceritanya, bikin penasaran aja nih. Pengin baca juga novel ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul, Bu. Bukunya bikin penasaran. Saya juga pengen baca. Biarpun sudah emak-emak, cerita remaja selalu menarik untuk disimak.

      Delete
  2. Saya belum baca dan belum tahu juga perihal novel ini. Sepertinya menarik. Ada dialog yang menggelitik, "Kenapa Mama menangis setelah menyiksaku?" Jadi inget diri sendiri yang kerap menyesal setelah memarahi anak.

    ReplyDelete
  3. wuah usai baca reviewnya, jadi penasaran pengen baca langsung
    ini bisa didapatkan di mana ya mbak? online apa ada ya?

    ReplyDelete
  4. Novel tentang kesehatan atau mengulik soal masalah kehidupan memang selalu menarik untuk dibaca. Karena menurut aku kehidupan adalah sekolah yang kita sendiri sebagai muridnya harus belajar dan peka sama apa yang terjadi di sekitar kita. Nah salah satu hal yang bisa bikin kita belajar soal kehidupan adalah dengan membaca novel atau buku tentang kehidupan. Dari blurb-nya Aku penasaran dan tertarik sama gimana cara Zee menghadapi masalahnya. Kapan-kapan aku baca deh

    ReplyDelete
  5. Awalnnya kukira ini buku nonfiksi, eeeh taunya novel! Bau2nya bakal keren niih karena yang dibahas soal insecure.

    ReplyDelete
  6. Penulisnya keren banget, tema yang menurutku cukup berat tapi bisa disajikan dengan bahasa yang ringan keren. Jadi penasaran ingin baca

    ReplyDelete
  7. Wah, rekomen ya novelnya
    Meski bahasanya berat bisa dikemas dengan cerita yang ringan dan mudah dimengerti

    ReplyDelete
  8. Kasihan banget ya. Gak kebanyang ortu2 macam itu. Anak harusnya aman di bawah lindungan mereka, kok malah disakitin. Nyesek deh ngebayanginnya.

    ReplyDelete
  9. KDRT terhadap anak itu topik yang selalu buat emosi ikut terpancing ya. Rasanya gak habis pikir, kok bisa-bisanya orang dewasa seperti itu kepada anaknya sendiri. Menarik sekaligus buat penasaran sih ini novelnya. Mungkin bacanya pun bisa sambil geregetan sendiri kalau saya.

    ReplyDelete
  10. Menarik dan membuat penasaran. Geregetan sama tokoh Zee ini. Bikin esmosi sih kalau urusan kdrt dalam keluarga apalagi ke anak

    ReplyDelete
  11. Waah..the next buku yang harus saya baca niih...seruu baca artikel mba mia nih

    ReplyDelete
  12. aku pernah baca novel Seplia tapi judul yang lain tapi belum tamat euy. jadi penasaran pengen namatin novel seplia yang kubaca karena kayaknya temanya juga tentang kesehatan mental gitu

    ReplyDelete
  13. Agak merinding sama KDRT karena saat ini banyaknya orangtua yang gak siap jadi orangtua. Salut sama penulisnya yang bisa mengubah bahasanya menjadi lebih ringan sehingga bisa dipahami oleh pembaca.

    ReplyDelete
  14. Aku kalau baca buku tentang KDRT nih emang nggak kuat sih..buat aku pribadi kayak gitu. Apalagi KDRT yang dilakukan oleh orang tua ke Anak. Aku baca ripiu aja udah cukup.

    ReplyDelete
  15. Seseorang juga pernah bicara begitu sama aku kalau pada dasarnya manusia itu baik, cuman bisa berubah kalau ada maksud dan tujuan tertentu. Quote-quote nya sangat relate dengan kehidupan sehari-hari ya.

    ReplyDelete
  16. Baca reviewnya saja sudah terpancing ingin tahu cerita lengkapnya. Kisah tentang KDRT menguras perasaan dan air mata. Miris dengan kejadian yang terus terjadi.

    ReplyDelete
  17. Aku penasaran, insecure karena KDRT kan ya kak? Di bukunya apakah digambarkan juga seperti apa wujud insecure yang dialami kak?

    ReplyDelete
  18. Mantab Mba Mia. Beberapa novel memang memgangkat tema dari keluarga ya mba

    ReplyDelete
  19. Aku lebih suka baca novel yang mengangkat tema keluarga dan kehidupan kayak gini. Jadi penasaran sama jalan ceritanya gimana.

    ReplyDelete
  20. Novel semacam insecure yang mengangkat tentang KDRT ini penting untuk dibaca banyak kalangan. Pesan positifnya bahwa KDRT bukanlah aib bisa mengubah pola pikir masyarakat sehingga tidak ragu untuk mengangkat jika terjadi di dalam keluarganya.

    ReplyDelete
  21. KDRT di masa remaja yang diangkat dalam novel ini ya, pas dibaca untuk para remaja

    ReplyDelete
  22. Buku seperti ini pas banget dengan keadaan terkini, seperti adanya KDRT itu, ya, Mba. Memang bacaan menjadi jendela yang membuat kita bisa lebih 'luas' dalam memaknai sesuatu.

    ReplyDelete
  23. Menarik ini, meski tema yang dibawakan tentang kekerasan dalam keluarga, tapi Novel Insecure dapat dibaca secara santai tanpa banyak ketegangan.

    ReplyDelete
  24. aku kebayang bayang ini novelnya sedih banget gak ya? sepertinya banyak pelajaran hidup yang bisa diambil tapi kalau sedih banget aku suka ikutan nangis

    ReplyDelete
  25. "Beberapa orang nggak siap jadi orangtua, yang lainnya stres oleh beban hidup." Huhuhu, kata katanya mengena ya, semoga kita bisa jadi orang tua yang baik, seberat apa pun masalah, jangan berhenti untuk belajar dan belajar agar bisa merespon masalah dengan positif.

    ReplyDelete
  26. Penasaran mau baca bukunya..bagus banget untuk penyemangat hidup sebagai ibu nih

    ReplyDelete
  27. Bener sih kak, gak semua orang siap jadi orang tua, karen jadi ortu itu beneran nggak mudah, harus selesai dulu sama diri sendiri biar gak apa-apa dilampiaskan ke anak.

    ReplyDelete

Post a Comment