Keren Pada Masanya

12 comments

 

Kita ada di zaman dimana sekalipun tak berkomunikasi dengan orang lain tapi bisa tau apa yang di lakukan dan kabarnya melalui sosial media, terutama di era pandemic seperti sekarang, semua serba online.

 

Kita ada di zaman ketika ada status online tapi ga respon komunikasi secara pribadi atau istilah sekarang PC/DM/Japri. Sudah syukur di read sekalipun tak ditanggapi, bahkan pada beberapa aplikasi sosmed, kita bisa membuat tidak terlihat online dan stalking sama orang yang ingin kita ketahui,

 

Kita ada di zaman berbagai aplikasi untuk membuat tampak lebih dalam urusan kecantikan, ketampanan dan bisa menghasilkan puluhan bahkan ratusan foto/video padahal yang di share atau di upload hanya satuan dengan hasil maksimal menurut versi masing-masing, pada saat foto bareng, kita tak peduli orang setidak ‘kobe’ apapun, yang penting tampak maksimal ketika dipajang di sosial media.

 

Kita ada di zaman bahwa kumpul dan bersilahturahmi yang terpenting foto dan selfie dulu sekalian dengan pamer tempat dan apa yang dimakan demi sebuah konten sosmed. Ketika pulang baru berpikir, kualitas pertemuan apa yang kita dapatkan tadi, lalu menyesal tapi diulang kembali ketika nanti berkumpul, begitupun seterusnya

 

Pernah ada di masa memaksimalkan pesan singkat melalui sms dengan kalimat disingkat-singat demi 1 lembar yang terkirim? Mana terpikir urusan KBBI dan segala hal lainnya

 

Pernah ada di masa mencari waktu hemat menelepon murah bahkan mengejar paker hemat telepon dan sms agar uang jajan tetap aman?

 

Pernah ada di masa setiap pergi kemana aja tapi colokan/powerbank bukanlah hal penting karena bila sudah di cash semalaman pst hape akan aman seharian,  padahal sudah bisa denger radio bahkan kalau udah rada canggih bisa setel mp3 dengan lagu yang beli di counter sistem paket 10 lagu?

 

Banyak hal lain kita di zaman dan pernah yang bila di rangkai bahkan beserta dampak akan menghasilkan sebuah karya tulis, seperti tulisan hari ini, sambil mengenang HP apa saja yang pernah kugunakan, sejujurnya ketika zaman masih menggunakan HP jadul, tipe itu bisa diinget dengan mudah, sekarang dengan segala kecanggihan malah lupa tipe detailnya, lama posting tulisanpun karena mencari dan mengingat HP apa saja, yang pernah aku gunakan.

 

Teknologi tidak bisa ditolak karena hidup harus berkembang tapi sedikit mengutip perkataan Albert Einstein, " Aku takut suatu hari teknologi akan melampaui interaksi manusia. Dunia akan memiliki generasi idiot."

 

Semoga kita semakin bijak dengan perkembangan teknologi #selfreminder

#selftalk

 

Btw buat generasi 90an kalian pernah pakai HP apa saja? Masih ingat tidak? Ada yang sama tipenya seperti yang saya gunakan tidak?

 

Sumber : google.com
Edited by PhotoGrid.apk

Tulisan pernah dipublikasikan di Instagram pribadi (akun utama, salama tantangan ODOP, pakai akun satu lagi hahahahaha), dengan penambahan kalimat yang diperlukan 

https://www.instagram.com/p/B7IGhQNn9Ni/?igshid=1ttdww810c1j3

 

Related Posts

12 comments

  1. Duh, hp zaman polyphonic. Saat peralihan hp monophonic ke polyphonic si no*** paling diburu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berasa anak hits banget dulu, kalau udah punya hp monophonic ya ya kak

      Delete
  2. Nokia, hp pertamaku :) dulu hanya bisa sms-an, telponan, sm main game ular-ular

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu ga punya pulsa aja, bisa main ular-ularan aja udah bahagia

      Delete
  3. Dulu suka mainan ringtone di HP Kak... hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. dulu berasa komposer lagu banget ya, kalau bisa bikin ringtone yang beda dari yang lain

      Delete
  4. Dulu belum dikasih hape hape kece ini. Ngerasain pegang hape sendiri baru pas kuliah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi selama pandemi, anak SD aja kalau ga punya hp bakal ketinggalan info

      Delete
  5. Plak banget tulisannya, Kak.
    Mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat..

    Btw, dulu nokia andalanku.. Hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, kak. Bahkan android pertamaku beli lumia, eh tapi beberapa aplikasi ga support ke lumia jadi beli android akhirnya

      Delete
  6. Hape pertamaku erikson yang layarnya cuma sejari, antenanya panjang pula. Isi pulsanya 3bulan sekali. 100.000. irit yak. Pake acara bagi dua pula pemakaiannya sama kakak. 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebayang zaman skrg cuma 100rb dalam 3 bulan, kayanya ga mungkin apalagi ga tahan buka sosmed dan youtube

      Delete

Post a Comment