JAJANAN NOSTALGIA ZAMAN SEKOLAH

26 comments

 

Dulu, sepulang sekolah atau ketika istirahat pasti mampir dulu ke gerobak pinggir jalan untuk jajan makanan. Jajanan sekolah  memang terkenal akan harganya yang murah meriah dan rasanya yang lezat. Jajanan sekolah biasanya dijajakan di gerobak atau dipikul. Seolah tukang dagang selalu tahu target pasar pembelinya, para penjual makanan ringan ini selalu ada di mana ada keramaian anak-anak bermain dan berkumpul.

 

Kadang kalau sudah jajan bagaikan candu, suka lupa waktu dan lupa peringatan orang tua dirumah untuk tidak jajan sembarangan. Jajanan sekolah inilah yang senantiasa menghiasi masa anak-anak yang penuh dengan waktu bermain bersama teman.

 

Seolah sedang diajak dalam sebuah perjalanan waktu, berasa baru kemarin masih menikmati indahnya masa kanak-kanak, tapi ternyata sudah dalam kondisi dipenuhi beban pikiran dan hidup. Karena nilai nostalgia itulah, jajanan sekolah terutama masa SD ini banyak dicari dan menjadikan . Apa saja sih jajanan jadul zaman sekolah yang masih bisa ditemukan? Simak 10 jajanan nostalgia yang akan Jejalah Mia paparkan, apalagi bahasnya jajanan masa iya ga sambil ngemil ya gak.

 

Jajanan Nostalgia Zaman Sekolah

Jajanan nostalgia, ini dia makanan jaman jadul sekolah yang masih bisa ditemukan.

 

1.    Telor Gulung

Telur gulung adalah salah satu jajanan nostalgia yang saat ini masih bisa ditemui. Olahan berbahan dasar telur, kemudian di gulung menggunakan tusukan sate biasanya makanan ini banyak kita jumpai di depan sekolah dasar. Jajanan ini sangat digemari oleh anak-anak karena harga yang murah dan membuat ketagihan saat menikmatinya.

 

Anak tahun 90-an bernostalgia dengan jajanan ini, dengan berbedanya zaman kini telur gulung memiliki perubahan agar menarik dan tetap digemari. Bahkan sesuai dengan perkembangan zaman, bila susah menemui tukang telur gulung, tersedia juga di aplikasi pesan makan online.

 

Jajanan Nostalgia Telur Gulung

Makin kesini, bertambah juga kreasi dari telur gulung, dengan tambahan sosis, bihun ataupun cilok yang digulung bersama telur. Apalagi di awal-awal pandemi, salah satu resep viral yang bisa dibuat sendiri dirumah salah satunya yaitu telur gulung. Terlihat mudah, ya, tapi sejujurnya Jelajah Mia hingga kini belum berhasil membuat ala tukang dagang.

 

Sudahlah lebih baik beli saja, apalagi kalau beli di tukang telor gulung, ada toping sausnya yang khas itu loh, encer-encer dan nikmat kalau makannya disatukan dalam plastik (semua pasti pernah merasakan nikmatnya makan model begini.  

 

2.    Mi Lidi-lidian

Mi lidi atau lidi-lidian adalah jajanan nostalgia yang masih ada hingga saat ini. Mi lidi sendiri tidak berbentuk persis seperti mie Bentuknya malah lurus panjang dan tegak yang mirip lidi.

 

Mi lidi di zaman sekarang biasanya ditambahi bubuk perasa yang bervariasi. Seperti misalnya keju, balado, BBQ, lada hitam, rumput laut, bahkan rasa lainnya yang menyesuaikan dengan selera

 

Jajanan Nostalgia Mi Lidi-lidian

Kalau cari di google banyak juga beredar resep membuat mi lidi-lidian. Apakah Jelajah Mia pernah mencoba? Kalau ada yang simple tinggal beli ya mending beli aja, banyak makan ini juga lumayan ke tenggorokan sama lidah kalau kebanyakan, toh secara harga masih bisa dibilang terjangkau.

 

Ada yang sampai makan bumbu dalam plastiknya mi-nya tidak sampai bersih? Kelentikan tangan sangat teruji di fase pembersihan bumbu pada plastik 🀣

 

3.    Rambut Nenek

Jajanan nostalgia yang dikenal sebagai rambut nenek, jajanan ini disebut juga dengan arum manis. Baca beberapa referensi di google, awal mula hadir  berwarna putih seperti uban, maka dinamakan rambut nenek.

 

Seiring dengan berjalannya waktu, rambut nenek mulai dibuat dengan beragam warna. Ada yang hijau, merah muda, dan kuning. Rasa rambut nenek juga bermacam-macam. Misalnya, rasa durian, melon, rasa pandan, dan masih banyak lagi. Rambut nenek kalau dimakan secara utuh tentulah lengket, maka selalu khas dilapisi dengan kerupuk simping (atau daerah lain mungkin menyebutnya kerupuk/keripik rambut nenek).

 

Jajanan Nostalgia Rambut Nenek

Rambut nenek terbuat dari gula pasir, tepung terigu, pewarna makanan, dan air. Proses pembuatan rambut nenek ini bisa sampai berjam-jam kalau liat di video tutorial yang ada di youtube.

 

4.    Kue Cubit   

Kue cubit adalah kue mungil berukuran kecil kira-kira 4 cm dengan bentuk bulat sesuai dengan cetakannya yang mini. Kue lucu satu ini berbahan dasar susu dan tepung terigu. Kue ini juga mudah dijumpai di berbagai tempat penjual kue, mulai dari penjual kaki lima hingga kafe.

 

Masuk dalam deretan kue nostalgia, faktanya, kue cubit masih ada hingga saat ini. Bahkan, kue cubit sekarang memiliki bermacam-macam rasa dan topping. Selain itu, bentuknya pun tidak selalu bulat akan tetapi memiliki bentuk lain yang gak kalah lucu dan unik.

 

Jajanan Nostalgia Kue Cubit

Kue cubit memiliki rasa yang khas, enak dan manis. Tak hanya itu, aromanya pun harum menggugah selera. Dan, sangat enak dimakan ketika masih dalam keadaan hangat. Siapa yang dulunya ketika beli kue cubit maunya setengah matang? Atau bahkan minta tukang dagangnya bikin jaring laba-laba, bukannya pesen kue cubit?

 

5.    Cilok

Cilok salah satu jajanan nostalgia yang masih dengan mudah ditemui baik di pinggir jalan baik pedagang gerobak maupun ruko bahkan kafe. Sebagai jajanan nostalgia dari Sunda, tentu punya kepanjangan dari nama makanan yaitu singkatan dari aci dicolok.

 

Jajanan Nostalgia Cilok

Bagian dalam cilok ada yang memiliki isian berupa abon, daging dan cabai rawit. Bahkan banyak variasi isian lainnya. Walaupun banyak kreasi pada isi cilok, entah mengapa Jelajah Mia masih suka dengan cilok original dengan disajikan dengan sambal kacang.

 

6.    Es Aneka Rasa

Kalau ada makanan tentu tidak lengkap bila tidak ditemani dengan minuman. Siapa yang tidak pernah merasakan nikmatnya sedot minuman dari plastik dan sedotan warna-warninya itu. Sebut saja nutrisari, jasjus, pop ice, bahkan minuman merk terkenal saja disajikan dan diminum dengan cara tersebut.

 

Walaupun secara merk mungkin sudah banyak yang tidak kita temui, tapi cara minumnya masih bisa ditemui bahkan oleh anak masa kini. Dahulu kita terkadang abai dengan larangan orang tua untuk tidak banyak minum-minuman seperti itu, karena yang dipikirkan adalah enak dan segar dari sensasi es batu yang dihancurkan oleh tukang dagang. Sekarang setelah tahu tentang sitrun dan kawan-kawan, apa tidak meringis, tapi tetap kangen ya kan, sekedar sesekali minum minuman dari kemasan.

 

Jajanan Nostalgia Es Aneka Rasa

Awalnya Jelajah Mia sempat binggung mau kasih nama apa, minuman itu lekat sekali dengan jajanan nostalgia. Ada yang mau coba kasih judul lain buat bagian ini, boleh kirim komentarnya? Atau minuman favoritnya apa nih?

 

7.    Batagor

Batagor adalah makanan khas Bandung. Batagor mirip dengan siomay yang digoreng. Batagor sendiri singkatan dari Bakso Tahu Goreng. Bahan utamanya mirip siomay, yakni adonan ikan tenggiri dan tepung tapioka. Lalu digoreng. Begitu juga dengan tahu-nya juga digoreng.

 

Jajanan Nostalgia Batagor

Menu pendukung batagor biasanya bumbu kacang, kecap manis, sambal, dan air perasan jeruk nipis sebagai pelengkap. Batagor ini jajanan yang populer di Indonesia. Terkadang pedagang siomay juga berjualan batagor. Bila siomay dikukus maka batagor digoreng. Bila siomay bentuknya “gepeng” maka batagor bentuknya bulat seperti bakso. Batagor dapat ditemukan di kaki lima atau warung

 

8.    Gulali Arum Manis

Gulali ini berbeda dengan rambut nenek, kalau rambut nenek sudah jadi dan adonan lebih padat, sementara gulali arum manis lebih rapuh seperti tipisnya kapas. Arum manis juga sering dimanfaatkan bersama orang-orang terkasih. Gulali arum manis banyak yang menyebut dengan peri benang seperti kapas.

 

Arum manis ini memiliki tekstur yang ringan dan unik. Saat terkena air liur lidah, teksturnya langsung mencair dan kalau kelamaan bakal kempes kembali ke adonan dasarnya. Banyak orang yang ketagihan karena rasa manisnya ini.

 

Jajanan Nostalgia Gulali

Khas dari jajanan nostalgia ini, bukan hanya rasa manis uniknya, tapi lihat tukang dagangnya saat membuat gulali dengan menggunakan mesin khusus pembuat gulali  Mesin ini juga mendukung penambahan bahan seperti butiran permen, cokelat, dan lain-lain. Adanya mesin gulali ini semakin memudahkan Anda untuk mengembangkan kreativitas dari makanan manis ini. Walau banyak mesin gulali yang dijual di berbagai e-commerse dan modern tapi sensasi lihat tukang gulali membuat sampai jadi dan mesin jadulnya itu lebih seru bukan?

 

9.    Kue Ape

Jajanan nostalgia warna hijau ini Kue yang terbuat dari tepung terigu dicampur santan ini memiliki bentuk tipis yang melingkar dan bentuk tengahnya yang menonjol. Tidak lupa ditambah daun suji atau daun pandan untuk menambah rasa dan kesan menarik.

 

Kue ape dulu keberadaannya sangat mudah ditemukan di pinggir jalan, di gang-gang rumah warga, atau di toko-toko yang menjualnya dalam bentuk kemasan dan sedikit modernisasi dengan tambahan topping. Jajanan nostalgia ini masih ada hanya tidak semudah dahulu saat kita kecil membeli.

 

Jajanan Nostalgia Kue Ape

Karena Jelajah Mia berdomisili di daerah Bandung Raya yaitu Cimahi, untuk kue satu ini memang lumayan susah ditemui, karena asalnya dari Betawi. Ada satu hal yang menarik dari asal usul penamaan kue ape. Sebelum terkenal dan disebut sebagai kue ape, asal usul penamaannya berdasarkan dialog-dialog keseharian masyarakat Betawi. Dengan logat khas Betawi dan saat pertama kali kue ape dibuat, timbul pertanyaan "ini kue ape?" atau dalam bahasa Indonesia yang berarti "ini kue apa?" Konon itulah yang melatarbelakangi penamaan kue ape hingga sekarang.

 

Ada yang sudah makan kue ape?

 

10.      Es Doger

Es Doger adalah minuman es dengan isian ketan hitam, alpukat, kelapa, nangka atau sobekan roti tawar (variasi toping biasanya bergantung penjual dan harga yang ditawarkan). Kemudian atasnya diberi serutan es dengan sirup merah dan susu. Sensasi lelehan es serut dan rasanya yang manis dapat melegakan dahaga. Terlebih dimakan  saat cuaca yang panas ketika istirahat sekolah atau pulang sekolah.

 

Jajanan Nostalgia Es Doger

Baca di beberapa artikel, Es doger berasal dari kota Cirebon, Jawa Barat. Es Doger juga bukan sekedar nama biasa, karena minuman ini merupakan kepanjangan dari kata Es Dorong Gerobak. Saat itu Es Doger disajikan hanya untuk melegakan tenggorokan karena dulu memang susah untuk mendapatkan minuman dingin.

 

10 jajanan nostalgia yang Jelajah Mia sebutkan tentulah tidak semua disebutkan, masih banyak lagi, apalagi beda daerah tentu beda lagi jajanan nostalgianya.


Setuju atau tidak, semua jajanan diatas pada umumnya memiliki ciri khas enak dimakan dengan kemasan plastik.

 

Kala kecil, kita tidak dipusingkan dengan kandungan gizi dan bahaya penggunaan plastik, semua terasa enak, nikmat dan segar.

 

Penutup

Berbahagialah menikmatinya jajanan nostalgia yang hingga sekarang masih bisa kita temui dengan mudah, walau ada beberapa makanan yang benar-benar sudah sulit untuk kita temui. Berikutnya mau dibahas tentang apa lagi, nih?

 

 

 

Related Posts

26 comments

  1. Sampai jadi emak-emak, saya masih suka jajan ala anak sekolah. Sambil mnunggu anak sekolah dan ngaji, saya jadi wisata kuliner. Belum lagi ditemani sama anak-anak kalo sudah keluar sekolah. Tambah rame... Hihihi ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi kalau anak jajannya ga abis, masa iya dibuang kan mubazir ya, kak
      Hehehe

      Delete
  2. Jujur, saya tau nya jajanan ini pas udah kerja. πŸ˜‚
    Dulu jajanan di sekolah saya kurang variatif karena jauh darimana-mana (di kelilingi sawah).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi pasti punya ciri khas juga ya jajanan di daerah kakak, walaupun tak sama persis seperti yang kutulis

      Delete
  3. Jajananku nggak begini Mbak. Sungguh.
    Ini jajanan waktu aku kerja merantau. Kalau di sekitaran jogja dan temangung baru merakyat belakangan ini saja. Jajanan ini bisa sampai ke lidah anak-anak kampung. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setiap daerah pasti punya ciri khas sendiri jajanannya
      Hayo, kak, tulis jajanan khas di daerah kakak juga biar kita bisa saling berbagi informasi

      Delete
  4. Es serut, gulali yang dari gula itu kak sama permen karet yosan wkwkwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salah satu yang tak kutulis es serut karena terlalu banyak kalau ditambah lagi hahahaha
      Misteri huruf N pada permen yosan tak pernah terpecahkan, ya, hahahaha

      Delete
  5. Wow, hati saya senang sekali kalau ketemu jajanan seperti itu. Semua saya suka, kecuali mie lidi dan gulali, selalu ketagihan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya tak kuat makan banyak mi lidi, kak, mulut berasa dower banget kebanyakan makan mi lidi dan suka malas ngunyah lama

      Delete
  6. Ini mah namanya reunian mba hehehehe.. sampe sekarang masih suka sama yg namanya rambut nenek dan arumanis😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, kak, sengaja mau kuajak yang baca tulisanku biar mengenang masa-masa sekolah sekalian hehehe
      Iya rambut nenek masih bisa kita temui di warung dan toko oleh-oleh

      Delete
  7. Jajanan zaman dulu memang ngangenin ya Mba, tapi kalau dipikir-pikir kok kuat bener ya kita bisa tahan makan jajanan yang rasanya aduhai sekali manisnya hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduhai manis dan kuat sekali mecinnya, pantes dulu ibuku selalu marah-marah kalau anaknya jajan mulu, ya baru kerasa sekarang hahahaha

      Delete
  8. Usia boleh udah mamak mamak tapi tetep aja hobinya jajan. Jajannya ala ala anak esde

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi jajanan SD sangat ramah kantong buat dompet emak-emak ya kak

      Delete
  9. Nah, jajanan favorit saya adalah Kue Cubit. Dulu saya suka beli yang setengah matang, walaupun kalo ketahuan ibu, saya pasti dimarahi. Sekarang kalo kangen jajanan ini saya diam-diam beli yang setengah matang, sebelum anak saya pulang sekolah. Soalnya saya takut dia meniru saya. Hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, suka bagian nyongkel-nyongkel adonan setengah matengnya
      Padahal dipikir-pikir secara kesahatan itu adonan belum matang ya hahahaha

      Delete
  10. jajanan favorit sy dulu cilok sama mie lidi, sampai sekarang juga masih suka hehehe
    beli jajanan untuk anak, emaknya juga ikut jajan hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jajanan anak itu ramah kantong ya mbak, daripada jajan boba-boba.
      Sekalian nemenin anak jajan juga

      Delete
  11. ya ampun, jadi laper deh. Jajanan SD emang suka bikin galau. apalagi dulu ada anakmas yang hits sepanjang SD hahha.. rasa keju yang enak itu.
    Aku juga suka balor ( telor dadar yang di goreng di wajan bulet-bulet), sekarang udah gada tapi itu enak banget loh. Anget-anget pake saos, nostalgia giniii

    ReplyDelete
  12. Zaman saya sekolah malah belum kenal sama makanan-makanan di atas, kecuali cilok dan rambut nenek. Baru tahu banyak jajanan itu malah pas kuliah, hehehe.

    ReplyDelete
  13. Lebih ke kue"an sih. Dulu sy jg ada yh jual nasi goreng 500 rupiah pas SD, sekarang 500 rupiah cuma ngena permen

    ReplyDelete
  14. Jajanannya masih jadi favorit sampai sekarang nih mbak. Aku baru tahu ada kue namanya kue ape. Kalau di Solo apa seperti serabi itu, ya?

    ReplyDelete
  15. Waah, berhubung beda zaman dan beda wilayah domisili, jajanannya itu malah kujumpai pas aku gak sekolah lagi. Jajajan rambut nenek pas aku kecil kujumpai bukan pas di sekolahan, tapi ngider penjualnya

    ReplyDelete
  16. Alhamdulillah sampai sekarang masih gampang ditemui.. emang the best banget jajanan-jajanan itu

    ReplyDelete

Post a Comment